
Jakarta – Tidak semua makanan beku aman langsung dimasak setelah dikeluarkan dari freezer. Beberapa jenis justru perlu dicairkan lebih dulu agar matang merata, teksturnya tetap baik, sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan bakteri.
Makanan beku memang menjadi pilihan praktis untuk menghemat waktu memasak. Selain produk frozen food siap masak, berbagai bahan makanan maupun masakan rumahan juga kerap disimpan di freezer agar lebih awet.
Ahli gizi Laura M. Ali, MS, RDN, menjelaskan bahwa proses pembekuan membantu mempertahankan kualitas serta kandungan nutrisi makanan dalam waktu lebih lama. Cara ini juga dinilai lebih ekonomis karena mengurangi makanan terbuang sekaligus memudahkan persiapan memasak.
Meski begitu, tidak semua makanan beku cocok langsung dimasak. Pada beberapa jenis makanan, pencairan lebih dulu diperlukan agar panas dapat menyebar secara merata dan bagian dalam benar-benar matang.
Berikut empat makanan yang sebaiknya tidak langsung dimasak saat masih beku, seperti dikutip dari EatingWell.
1. Daging ayam dan babi
Ayam maupun daging babi sebaiknya dicairkan terlebih dahulu sebelum dimasak. Jika langsung dimasak dalam kondisi beku, bagian luar bisa lebih cepat matang sementara bagian tengahnya masih dingin atau bahkan mentah.
Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi tekstur sehingga daging menjadi lebih keras, tetapi juga meningkatkan risiko bakteri seperti Salmonella tetap bertahan apabila suhu internal belum tercapai.
Para ahli menyarankan pencairan dilakukan di dalam kulkas. Setelah itu, gunakan termometer makanan untuk memastikan suhu matang sudah sesuai. Ayam dianjurkan mencapai suhu internal sekitar 79 derajat Celsius, sedangkan potongan babi utuh minimal 62 derajat Celsius dan didiamkan sekitar tiga menit sebelum dipotong atau disajikan.
2. Potongan daging berukuran besar
Steak tebal atau potongan daging berukuran besar juga tidak dianjurkan langsung dimasak dari kondisi beku.
Menurut para ahli, bagian luar daging dapat matang lebih dulu sementara bagian tengahnya masih dingin. Selain membuat hasil masakan kurang maksimal, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko bakteri bertahan pada bagian yang belum matang sempurna.
Cara terbaik adalah mencairkan daging di dalam kulkas. Hindari membiarkannya mencair di suhu ruang karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.
3. Makanan sisa yang dibekukan
Sisa makanan yang disimpan di freezer memang dapat dikonsumsi kembali. Namun, sebaiknya jangan langsung dipanaskan saat masih membeku.
Untuk makanan seperti sup atau hidangan dengan isi yang padat, pemanasan langsung sering kali membuat bagian tertentu panas lebih dulu sedangkan bagian lainnya masih dingin.
Mencairkan makanan sebelum dipanaskan akan menghasilkan suhu yang lebih merata serta menjaga kualitas tekstur dan cita rasanya.
4. Sayuran bertekstur lembut
Sayuran yang mudah lunak, seperti tomat potong maupun sayuran hijau, juga lebih baik dicairkan sebelum dimasak.
Jika langsung terkena panas saat masih membeku, struktur sel sayuran dapat rusak sehingga teksturnya menjadi lembek dan mengeluarkan terlalu banyak cairan.
Karena itu, biarkan sayuran mencair sepenuhnya terlebih dahulu. Setelah itu, tiriskan cairan yang keluar sebelum mulai mengolahnya agar hasil masakan tetap segar dan tidak berair.
