Skip to content
ARQUIDIOCESISDGO
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

5 Pekerjaan AI dengan Pertumbuhan Tercepat di 2025

Posted on April 28, 2025April 28, 2025 by zilong

ARQUIDIOCESISDGO — Industri kecerdasan buatan (AI) telah berkembang dengan cepat selama hampir tiga tahun. Ini telah meningkatkan efisiensi dan membuka cara baru untuk membuat nilai.

Banyak bisnis juga membutuhkan teknologi canggih ini untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia mereka.

Ada kebutuhan ini, dan organisasi dan individu yang berinvestasi dalam penerapan AI memiliki peluang besar untuk berkembang. Menurut Forum Ekonomi Dunia, pada tahun 2025, AI dapat menggantikan sekitar 85 juta pekerjaan dan menciptakan sekitar 97 juta pekerjaan baru.

Menurut data dari ZipRecruiter dan Indeed, ini adalah lima posisi yang mengalami pertumbuhan tercepat di bidang AI:

1. Artificial Intelligence Engineer

Gaji rata-rata: US$ 106.386 (Rp 1,7 miliar)

Gaji rata-rata untuk 10% penerima teratas: US$ 156.000 (Rp 2,6 miliar)

2. Artificial Intelligence Consultant

Gaji rata-rata: US$ 113.566 (Rp 1,9 miliar)

Gaji rata-rata untuk 10% penerima teratas: US$ 144.000 (Rp 2,4 miliar)

3. Artificial Intelligence Researcher

Gaji rata-rata: US$ 113.102 (Rp 1,9 miliar)

Gaji rata-rata untuk 10% penerima teratas: US$ 154.000 (Rp 2,5 miliar)

4. Artificial Intelligence Trainer

Gaji rata-rata: US$ 64.984 (Rp 1 miliar)

Gaji rata-rata untuk 10% penerima teratas: US$ 93.500 (Rp 1,5 miliar)

5. Artificial Intelligence Product Manager

Gaji rata-rata: US$ 103.178 (Rp 1,7 miliar)

Gaji rata-rata untuk 10% penerima teratas: US$ 175.000 (Rp 2,9 miliar)

Laporan Jobs on the Rise (posisi pekerjaan yang mengalami pertumbuhan) terbaru di LinkedIn menampilkan lima posisi yang tercantum dalam daftar ini yang menawarkan peluang kerja jarak jauh, di mana tiga dari posisi tersebut adalah insinyur AI, konsultan AI, dan peneliti AI. Ini pasti menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling banyak dicari pada tahun 2022–2024 akan menjadi perhatian utama.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan seperti Meta, Netflix, dan Amazon telah merekrut lebih banyak karyawan untuk mengembangkan dan melatih model AI. Perusahaan ini bahkan memberikan gaji setinggi US$ 900.000 atau Rp 15 miliar.

Julia Pollak, kepala ekonom ZipRecruiter, mengatakan kepada CNBC Make It bahwa ledakan AI yang tiba-tiba juga telah mendorong investasi dalam perekrutan di industri non-teknologi seperti ritel, keuangan, perawatan kesehatan, dan pendidikan.

Untuk beberapa pekerjaan AI, seperti teknik AI, diperlukan gelar sarjana. Namun, semakin banyak orang yang memprioritaskan keterampilan teknis daripada hanya keterampilan teknis.

ZipRecruiter melaporkan bahwa penulisan, pengodean, dan pengembangan perangkat lunak adalah beberapa bakat yang paling umum dibutuhkan untuk posisi AI.

SUMBER CNBCINDONESIA.COM : 5 Profesi AI Bergaji Rp 1,6 Miliar dan Bisa WFH, Bisa Cepat Kaya!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler Hari Ini

  • Konten Hiburan Edukasi Naik Daun: Kombinasi Seru
  • Tren Musik Harian Terlihat: Evolusi dan Pengaruhnya
  • Tren Edukasi Modern Bertahan: Inovasi Pembelajaran di Era Digital
  • Cara Meningkatkan Efisiensi Aktivitas Domestik
  • Inovasi Pembelajaran Jadi Fokus: Transformasi Pendidikan

PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 ARQUIDIOCESISDGO | Design: Newspaperly WordPress Theme